Reses Yeti Wulandari Wakil Ketua DPRD Kota Depok, kembali turun ke masyarakat dalam agenda Reses Masa Sidang Pertama Tahun 2026 untuk menyerap aspirasi warga di wilayah RT 02 RW 07, Kelurahan Mekarsari Kecamatan Cimanggis (30/1/2026).
Yeti dalam pertemuan itu, politisi wanita cantik dari Partai Gerindra ini antara lain memberikan pengarahan terkait pengelolaan dana Kelurahan berbasis RW senilai Rp300 Juta.
Tentang program dana kelurahan berbasis RW senilai Rp300 juta, Sarjana Hukum jebolan Universitas Pancasila ini menjelaskan pentingnya Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para pengurus RW. Ia mengungkapkan adanya kekhawatiran dari pihak RW dalam mengelola anggaran besar tersebut karena terkait dengan laporan pertanggungjawaban.
Menurut Yeti penggunaannya yang pasti yang pertama memang harus diberikan seringkali konsultasi atau pemahaman kepada para RW, karena memang dari segi disiplin ilmu dan latar belakang tidak semua RW ini bisa memahami terkait anggaran tersebut, karena nanti berkaitan dengan laporan pertanggungjawaban.
Dalam hal ini Ia juga mengimbau agar para pengurus RW tidak perlu merasa takut selama penggunaan anggaran dilakukan sesuai aturan dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait.
Bila para RW belum memahami secara detail, bisa langsung berkoordinasi dengan Inspektorat Kota Depok supaya tidak ada ketakutan dalam penggunaan anggaran,” tuturnya.
Aspirasi seluruhnya yang diterima dalam masa reses ini, mulai dari usulan pengadaan gerobak motor hingga perbaikan saluran air untuk mengatasi banjir, akan diinput ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Nantinya, usulan tersebut akan diselaraskan dengan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Depok, dan ini Semua harus sesuai dengan sistematis tata aturan perencanaan pembangunan dan penganggaran, pungkasnya













