Example floating
Example floating
Kota Depok

Hasbullah Rahmat Sedang Mengadakan Pengawasan Program Kerja Provinsi

58
×

Hasbullah Rahmat Sedang Mengadakan Pengawasan Program Kerja Provinsi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260308 WA0022

Depok, wartahariannews.com –Hasbullah Rahmat anggota DPRD Propinsi Jawa Barat  memaparkan sejumlah agenda pengawasan program kerja yang akan direalisasikan Tahun 2026. dalam acara Pengawasan penyelenggaraan pemerintah

 

Dalam acara akan berbuka puasa  bersama Hasbullah Rahmat menyampaikan beberapa program kerja antara lain, materi formasi kebijakan pembangunan provinsi Jawa Barat, disampaikan kepada Tim perihal pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 ungkap Hasbullah kepada awak  media di kediamannya Kalimulya, Sabtu (7/3/26).

 

Hasbullah mengatakan bahwa Tahun 2025 banyak program di Depok dari Jawa Barat , untuk perbantuan pembangunan, antara lain pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Tahun ini saya akan mengawal 96 pembangunan Ruang Kelas Baru yaitu untuk pembangunan SLBN, SMKN dan SMAN. Di Depok akan dibangunkan SMK Negeri 5 yang berlokasi di Limo.

 

Jalan provinsi dari KSU sampai ke perbatasan rel kereta api pondok Rajeg  semua sudah diperbaiki bahkan ketebalannya ditambah hingga 15 cm, jadi jalan provinsi semuanya sudah bagus, bahkan juga sudah dipasang PJU.

 

Ketika bahas Setu Hasbullah menyatakan bahwa  setu-setu yang ada di kota Depok   aset Pemprov Jabar, tapi kewenangan airnya bukan kewenangan Pemprov namun kewengangan Kementerian PU dikelola oleh Balai Besar Wilayah sungai Ciliwung Cisadane. Dan untuk Setu kita tidak bisa  sepihak mengerjakannya harus berkolaborasi dengan kabupaten/kota terutama Balai Besar Wilayah Sungai, jadi memang sangat ketat aturan untuk tandon air tersebut, jelasnya

Tentang sampah Planning Blueprint Lulut Nambo ialah sebuah tempat sampah pembuangan Jabodetabek tapi setelah kita buka, ada penawar dari luar negeri berminat dan begitu dapat surat perintah kerja (SPK) tidak ada duitnya, sehingga mencari  founder kemana mana yang satu hari kapasitasnya 800 – 1000 ton sampah per hari, diolah enggak ada unitnya karena harus dari Jerman, dan yang ada sekarang cuma 50 ton per hari, karena mesinnya enggak murah, angarannya ngga ada karena hingga 4 triliun biaya untuk unit tersebut. Untuk mencari anggaran CSR Indocement sudah mau membeli briketnya dan indocement mau membayar kalau sudah menerima 800-1000 ton, karena sampah yang diolah masih kisaran 50 ton undang Hasbullah.

Sekarang ini pemerintah pusat mengenai sampah agak serius  akan mengambil alih termasuk Provinsi Daerah, kita doakan tahun 2026 Blueprint dari pusat sudah mulai keluar, bisa saja Tahun 2027 menteri koordinator jadi berkolaborasi dengan Danantara,  kita doakan 2026 Blueprint dari pusat sudah mulai keluar tahun 2027, termasuk Depok bisa tertangani karena sampah ini bukan hanya masalah Daerah namun juga masalah Nasional.
Semoga Tahun 2026 kajiannya sudah beres , sehingga Tahun 2027 bisa running, pungkasnya