Dalam acara Diskusi Ngobrol Cerdas yang membahas Perlindungan dan Kesejahteraan Guru Agama
Dengan Tema “Guru yang Mengayomi, Mencerdaskan Anak Bangsa Berkarakter,” Bertempat di GBI ROCK HOME, Jalan Siliwangi no 8 kota Depok, 25/5/2026
Mengundang juga bapak
Frans Samosir, selaku Anggota Dewan Kota Depok Dari PDIP sekretaris fraksi PDI Perjuangan.
Bapak Wahid Suryono, S.Pi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, mengatakan seluruh penerimaan siswa baru di SMAN 1 Depok untuk program Maung dilakukan melalui jalur prestasi.
“Di SMA 1 Depok jadi sekolah percontohan program sekolah Maung, di mana penerimaan siswa barunya semuanya lewat jalur prestasi, jadi tidak ada jalur afirmasi, domisili, maupun mutasi,” ujar Wahid saat menghadiri diskusi Perlindungan dan Kesejahteraan Guru bertema “Guru yang Mengayomi, Mencerdaskan Anak Bangsa Berkarakter” yang digelar PEWARNA (Persatuan Wartawan Nasrani)
Menurut DR. Endi S Permana, M.Pd. M.Kom.Sekertaris BMPS “Guru agama minoritas harus mendapatkam perhatian peunuh dari Pemerintah Pusat dan Daerah. Tidak ada dikotomi antara guru agama dan umum.”
Mangaranap Sinaga, S.E., M.M. selaku Ketua Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI). Mangaranap Sinaga, S.E, M.H menegaskan bahwa guru agama memiliki peran penting dalam dunia pendidikan sehingga perlu mendapatkan perlindungan hukum, rasa aman, serta kesejahteraan yang layak. kesejahteraan guru agama merupakan pilar utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan spiritual generasi bangsa,” serta jaminan keselamatan dan kesehatan kerja, perlindungan profesi harus diberikan kepada seluruh guru agama, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta, agar mereka dapat mengajar dengan aman dan tanpa intimidasi, peningkatan kesejahteraan guru agama, baik dalam bentuk materi maupun nonmateri, kesejahteraan guru agama perlu menjadi perhatian serius Kementerian Agama.
Nick Irwan dari Departemen Advokasi DPP PEWARNA menegaskan bahwa guru agama selama ini banyak bekerja bukan semata-mata karena materi, melainkan karena panggilan pelayanan. Namun demikian, menurutnya, para guru tetap membutuhkan perlindungan dan kesejahteraan yang layak.
Christin













