Example floating
Example floating
Kota Depok

Mangaranap Sinaga Ketua PIKI Kota Depok Menggelar Diskusi Panel Lintas Agama Bersama Wakil Walikota Depok

42
×

Mangaranap Sinaga Ketua PIKI Kota Depok Menggelar Diskusi Panel Lintas Agama Bersama Wakil Walikota Depok

Sebarkan artikel ini
IMG PITU 20260404 231635

Mangaranap Sinaga Ketua PIKI Kota Depok Menggelar  Diskusi Panel Lintas Agama Bersama Wakil Walikota Depok

DEPOK, wartahariannews.com –  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kota Depok menggelar Halal Bihalal dan Diskusi Panel Lintas Agama hari ini (4/4/26) di Gereja “HKI Juanda” Depok, Jalan Tole Iskandar no 30 Depok.

Chandra Rahmansyah Wakil Walikota Depok  turut hadir dan memberikan sambutan (keynote speech), dilanjutkan diskusi panel yang menghadirkan empat narasumber.

Mangaranap M. Sinaga, selaku ketua dewan pimpinan cabang PIKI Kota Depok mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka mempererat tali silahturahmi dan memperkokoh kerukunan antar umat beragama di
Kota Depok setelah hari raya Idul Fitri.

 

Wakil Walikota Depok Chandra Rahmansyah mengajak  seluruh tokoh lintas agama dan elemen-elemen masyarakat yang ada untuk mendukung Pemerintah Kota Depok dalam mewujudkan program-program sosial, termasuk kemiskinan.

Menurut Data BPS Kota Depok tahun 2022, jumlah warga miskin di Kota Depok mencapai 60 ribu lebih, usia 15 tahun ke atas. “Tentu angka ini sudah naik dalam 4 tahun terakhir, bisa di atas 200 ribu,” tutur Wakil Walikota Depok.

Pada 2025, tingkat kemiskinan Kota Depok di angka 2%, dan Pemkot Depok berharap angka ini bisa ditekan.

“Butuh kerja sama dengan tokoh-tokoh lintas agama, dan semua instrumen masyarakat diberdayakan untuk membantu Pemkot mewujudkan cita-cita termasuk mensejahterakan masyarakat. Ini PR kita bersama,” pintanya.

“Apa gunanya bangun banyak tempat ibadah di Depok kalau orang miskin terus bertambah? Tempat ibadah jangan hanya simbolis, tempat ritual semata, tapi kita tidak dapat spiritualitasnya,” kilah Wakil Walikota Chandra. “Padahal di semua agama kita diwajibkan untuk berbagi.”

Dia menambahkan bahwa Pemkot Depok berharap sistem pemerintahan berjalan baik, untuk itu sangat dibutuhkan peran aktif dari RT, RW, Kelurahan, Kecamatan untuk meleyani kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat. “Lembaga-lembaga agama diharapkan juga menjadi problem solving bagi masyarakat.”

Wali Kota Depok Supian Suri telah menegaskan komitmennya, membangun Depok jadi kota inklusif, siapapun bisa berkontribusi untuk pembangunan di Kota Depok.

“Diskusi hari ini harus memberi outcome dan impact-nya, kita bersama-sama memaknai keberadaan, memaknai ajakan Tuhan dan memanifestasikan yang benar-benar nyata, sehingga adanya lembaga agama, banyaknya tempat-tempat ibadah di kota Depok, memiliki impact apa, seperti turunnya kemiskinan,” papar Chandra.

Sementara itu, diskusi panel pun berjalan penuh interaksi, dipandu oleh moderator Anthoni Siregar. Tampil sebagai narasumber adalah KH. A Kholadi (Intelektual Muslim), Darius Lekalawo (Ketua ISKA Depok), Mangaranap Sinaga (Ketua PIKI Depok), dan Maxie M Rumagit (Ketua Yayasan STI Skriptura).

Acara berjalan khidmat sungguh luar biasa gagasan halal bihalal ini disertai dengan diskusi lintas agama menjadikan ajang yang sangat positif untuk membangun kota Depok yang toleran dan sangat dibutuhkan masyarakat Depok.

 

(Christin)

Tinggalkan Balasan